Ramah tidak diterima dilingkungan keluarga lagi bang. Abang mau ngapain ? Bokep Thailand dia mejawab dengan ramah ” ngga ada, cuman nongkorong doang.” Selanjutnya penulis mengenalkan diri pada gadis cantik tersebut mengaku namanya “Ramah”. Kebetulan siap makan hujan grimis pun tiba, kami sangat khawatir kalau pantai ini akan meluap nantinya. Sesampainya dicafe Ramah langsung didekati seorang laki-laki separuh baya yang notabenya om-om. Dengan kata-kata bang Roni membuat aku tidak ada apa-apanya dimuka dia aku tertunduk dan patuh pada perintahnya. ” mendengar ajakan Ramah penulis terdiam sejenak. Ramah menjawab ia, tapi dia udah mau pulang bang, abang datang ya ? di jawabnya ia…! Tapi lain jawaban pelayan “bang minumannya sudah dibayar om tadi”. Tapi kekawatiran ini hilang begitu saja sesaat aku berdua dengan Roni di dalam gubuk.




















