“Ganti posisi ya dek, abang belum keluar” Jawabku menghusap-husap rambutnya dengan lembut. Bokepcolmek Kulitnya yang hitam manis tampak tambah mengkilat dengan keringat yang membasahi tubuhnya. Dia tersenyum manis dengan menjulurkan tangan tanda perkenalan kepadaku. “Hey, apa bedanya kamu sama mantanya”. Ntah kenapa aku menjadi takut tak bertemunya lagi dan ini merupakan pertemuan awal dan akhir kami.Jam menunjukan jam 9 malam, di ujung telepon yang diangkatnya kakaknya sudah menanyakan keberadaannya yang sampai jam segini belum pulang. “Ganti posisi ya dek, abang belum keluar” Jawabku menghusap-husap rambutnya dengan lembut. Setelah duduk di dekatku aku langsung senyum dan mengelus-elus pipinya dengan lembut.“Kok segitunya ngelihatnya” kataku padanya. “Ahhh…ahhh….ahhhh…. Akupun sebelumnya memberitahu dia kalo aku pakai baju sweeter warna hitam dan pakai celana panjang.




















