Dia berdandan dengan make up minimalis di wajahnya, lalu dia segera pamit mau pulang karena di rumahnya akan diadakan hajatan mungkin besok sore dia kembali lagi.Lalu aku memberinya uang Rp.50.000 untuk ongkos naik angkot atau ojek. “Ehhhh…..Jangan dibuang lo Din, kan sayang, Sebaiknya kamu minum aja teh manisnya”, kataku meyakinkannya .Nah kurasa jebakanku berhasil, Diam-diam kuperhatikan dari ruang makan,Dina mulai meminum teh panas yang telah kucampur dengan obat perangsang wanita tadi. Bokepcolmek Dina pun meletakkan sapunya lalu masuk ke dalam kamarnya. Wah, HeheHe…..jebakanku berhasil,Dina sudah meminum semua teh tersebut, Sekarang aku tinggal menunggu bagaiman reaksi dari obat perangsang wanita tersebut.




















