Aku tersenyum, “iya, aku gak akan nyentuh kamu, tapi kalau misalnya aku juga gk tahan, boleh gak aku juga ngocok? Dia mengangguk. Bokep Indonesia Enak…” bisiknya di telingaku, pinggulnya mulai bergerak alami mengimbangi tusukan-tusukanku. Sadar tidak mungkin melepaskan diri dari pegangnku, dia membuang muka, aku berbisik ke telinganya “maaf kalau aku buat kamu malu. Aku diam saja, karena merasakan kontolku perlahan mulai menggeliat. “Peduli setan pacarnya polisi” pikirku. “aaggghhh… kamu mau ngapain? “aku belum puas lho, Vina ku sayang” bisikku di telinganya. “tahan ya sayang, bentar lagi enak kok” jawabku berbisik di telinganya. Jago banget…” ujarnya. Aku pun membalas memeluknya, aku mengajaknya kembali duduk di kamarku, aku melirik ke arah komputer yang masih menayangkan BF Thailand.




















