Aku mencoba meronta-ronta melepaskan diri. Yang gue tau cuma papa gue kimpoi sama nenek tua, mama elu!”“Rio!”“Elu kan cewek, Mer. Vidio Bokep Lalu ia pergi begitu saja meninggalkanku yang langsung saja merapikan pakaianku kembali. Aku bangkit dan segera berlari menghambur ke arah ayah tiriku.“Sudahlah, Mer. Karena kelelahan, tubuh Rio langsung tergolek di samping tubuhku yang bermandikan keringat dengan nafas terengah-engah.“Braak!” Aku dan Rio terkejut mendengar pintu kamar terbuka ditendang cukup keras. Kugeleng-gelengkan kepalaku yang terasa seperti berputar-putar.Tanpa mau membuang-buang waktu lagi, Rio mengeluarkan beberapa utas tali sepatu dari dalam saku celananya. Kemudian ia naik ke atas tempat tidur. Bales budi dong!”“Iya, Rio. Matanya terbelalak melihatnya.




















