Tampak Pak Freddy tersenyum dan aku berpurapura minta maaf.Sorry, ya Pak. Kamu tidak apaapa? Bokeb Mau beli nasi goreng. Maa..aa..aaf, ya, Pak.Pak Freddy hanya tersenyum saja, Ya. Tumben, ada apa, kok datang sendirian?. Kita makan aja, yuk. Ketika tiba di rumah Pak Freddy, dia baru selesai mandi dan kaget melihat kedatanganku. Lalu aku memancing, Kok, tadi ada yang begituan. Aku jawab, Lumayan, Pak.Lalu dia berdiri dari duduknya, Kamu tunggu sebentar ya, di rumah. Agak sakit Pak. Di situlah kami berdua saling bergantian membersihkan tubuh dan akupun tak canggung lagi ketika Pak Freddy menyabuni vaginaku yang memang di sekitarnya ada sedikit bercakbercak darah yang mungkin luka dari selaput daraku yang robek. Kulihat koleksi bacaan berbahasa Inggris di rak dan meja tulisnya, dari mulai majalah sampai buku, hampir semuanya dari luar negeri dan ternyata ada majalah




















