Aku, seperti layaknya pembantu, selalu duduk di lantai, walaupun anak-anak kos selalu mengatakan bahwa sebaiknya aku duduk di sofa. Yang sebenarnya.Yang selalu aku impikan dan bayangkan.Nama panggilanku adalah Simon, seperti nama SImon Templar di serial The Saint, yang amat jago menyamar.***Aku selalu punya keinginan mendalam untuk mengintip. Bokep Jilbab/Hijab Tapi penakut juga dia, wong sekarang tangannya erat merangkul lenganku. Upps, sial, untung aku sempat sadar, wigku belum kupakai, dan aku belum memakai kostum bi Srini. Aku masih pura-pura ga mau.kami bertiga masuk ke kamar Silva. Sensasinya benar-benar luar biasa. Sial, bisa ketahuan nih jantungku berdegup kencang. Sama sekali tidak menonjol, baik bodi maupun wajah. Takut rusak.“Bi, Silva jadi takut tidur sendiri nih…”
“Iya, Bi, Via juga takut nih …”
“Aduh, Non, kan udah pada gede, masa masih penakut sih,” kataku berimajinasi liar.














