Sembari tangan-tangan meremas kemaluan Kharis, tangan kiri masih terus aktif memerah susu ranum baik yg kiri mopun yg kanan sembari dibantu oleh mulutku untuk mengisap bibir dan salah satu puting susu yg nganggur.Jari tengahku mulai memainkan aksinya dgn mengilik klitoris Kharis. Dari luar celananya aqu bisa merasakan bahwa didalam sudah lembab sekali, tentu banyak cairan yg sudah keluar dari lubang kemaluannya. Bokep Crot Ronde kedua kami lakukan lebih hot lagi karena yg kedua dilakukan tanpa takut-takut seperti yg pertama, dan kami akhiri dgn klimaks bareng dgn sempurna.Sepulangnya dari puncak, hubunganku dgn Kharis makin hangat, tapi kami selalu menutupi di kantor dgn berpura pura bahwa antara kami tak ada hubungan apa-apa hanya sebatas kawan kerja. “Ah, Ardi kamu pinter bikin aku terangsang ya, ingat lho kita nggak boleh lebih jauh dari ini,” kata Kharis mengingatkanku.“Iya dong




















