Kini kami terduduk di sofa, dengan Revy dalam pangkuanku. Bokep Korea Meninggalkannya begitu saja, atau harus tetap tinggal untuk melihat reaksinya? Tidak ada seorang pun yang percaya bahwa kita tidak terlibat cinta. ah… mungkin itu hanya harapan saya yang kelewat batas menganggap even-even itu sebagai dating.Waktu menunjukkan jam 17.24 WIB ketika saya melangkahkan kaki memasuki area pertokoan tersebut. Saya hanya bisa memandangi mata Revy yang mulai berkaca-kaca saat kembali ia berkata, “Maybe I don’t love him as much as I love you, but he is real for me, Ryo…… And you seems just like a dream for me”, Revy terdiam sejenak, “…and I can’t live in dreams.




















