Umi tersenyum sendiri melihat bayangan dirinya, lalu mengeluarkan jepit rambut untuk menjepit rambut sebahu-nya yang berujung ikal di belakang kepala agar tidak berantakan. Umi tak mampu berbuat apa-apa karena ketakutan, berteriak pun tidak mampu. Bokepindo Pak Ramses mencium bau khas itu, bau perempuan yang terangsang…Sedetik kemudian Umi merasa celana dalamnya dipelorotkan, kemudian dua tangan Pak Ramses menahan tubuhnya, satu di pinggang, satu di belakang kepala memaksa dirinya tetap tertelungkup di atas meja. Tapi karena cengkeraman Pak Ramses, dia tak bisa menjauhkan kepalanya dari selangkangan Pak Ramses.“Hoy,” kata Pak Ramses, “Kau bisa nyepong tidak?”Umi menggelengkan kepala dengan takut.“Aah! Dia tahu persaingannya berat, begitu banyak karyawati di sana yang cantik-cantik dan berpendidikan serta berstatus sosial lebih tinggi, yang lebih mungkin merebut hati sasaran-sasarannya.




















