“ogghhhh……agh…..”
“sekarang maya….”
Maya mengganguk. Ku pasang di kontolku yang sudah keras sekali. Bokep Mom Sebagai bukti, aku wajib menyerahkan bukti pembayaran. Tapi aku tetap menunggu jawaban dari maya room serivice. Ketika pintu kamar ku buka, aku melihat maya dengan tas di pundaknya, celinguk ke kiri dan kanan tidak ada siapapun di sampingnya “mana mba?”
Maya tidak menjawab, dia masuk ke kamarku, ada sedikit dongkol dalam hati, birahiku seakan takan tersalurkan. Maya memang tidak begitu agresif ketika aku melakukan rangsangan pemanasan. Aku keluarkan Ktp dan ku persiapkan uang tunai untuk check in. “mas….oghh….aghh…..”
Oghh. Dengan pertimbangan jarak dengan tempat pertemuan dengan klien besok, aku langsung masuk ke hotel melati yang tampak sangat rapi, bangunan dua lantai, meski ku taksir tidak banyak kamar yang tersedia, paling-paling hanya sekitar 20-30 kamar di hotel itu.Aku dan Rina langsung menuju receptionis.




















