Hari-hari terasa sangat berat tanpa kehadirannya, bahkan aku pun punya rasa sedih akan kehilangan seseorang (setidaknya itulah yang kupikirkan saat itu). Bokepcolmek “Nggak mau masuk, nih..” kataku dengan alis berkerut. hkk.. sori aku sedikit emosi.”
“Hmm.. gini..” Nia tertawa melihat kegugupanku. Dia benar-benar marah ketika mengetahui bahwa aku melupakan janjiku untuk mengantarnya les hanya demi bandku. setahun yah?”
Ah ya setahun, lama memang. Sekarang Enni menciumi dadaku dengan ganas, menggerak-gerakkan pinggulnya, “Ahh.. “Yah, baik-baik saja. ah.. kita..”
Nia membalikkan tubuhnya,
“Aku tahu kok.. Nia mengangkat kepalanya dan memandang ke bawah. Namun aku masih sangat muda dan miskin pengalaman saat itu, bahkan dengan keseringanku menonton film blue aku masih tidak dapat melakukannya. ah.. hidupin.. Waktu itu aku sedang menikmati membaca buku komik Jepang Elex Media terjemahan bahasa Indonesia (entah apa judulnya, soalnya aku tak ingin repot mengingatnya).




















