Eeehh” rintihku lebih panjang lagi dengan bergetar sambil memejapkan mata ketika kurasakan jemarinya mulai mengusap-usap belahan bibir memekku.Tangan Anto terus menyentuh dan bergerak dari bawah ke atas lalu kembali turun lagi dan kembali ke atas lagi dengan perlahan sampai beberapa kali. Bokepindo Lalu mulai sedikit menekan hingga ujung telunjuknya tenggelam dalam lipatan bibir memekku yang mulai terasa berdenyut-denyut, gatal dan geli.Tangannya yang terus meraba dan menggelitik-gelitik bagian dalam bibir memekku membuat birahiku jadi naik dengan cepatnya, apalagi sudah cukup lama tubuhku tak pernah mendapatkan kehangatan lagi dari suamiku yang selalu sibuk dan sibuk. Saya sudah bilang cepat keluar!” bentakku lagi dengan mata melotot.“Silahkan ibu teriak sekuatnya, hujan di luar akan melenyapkan suara ibu!” ucapnya dengan matanya menatap tajam padaku.Sepintas kulihat celah jendela yang berada di sampingku dan ternyata memang hujan sedang turun dengan lebat.




















