Kamu ini….” Pak Heru namun ia juga ikut tertawa mendengarnya.Dalam hati ia berkata, {inilah polah anak gadismu yang sebenarnya, Wijaya. Bokep Arab Bukankah begitu?” tanya Pak Heru tanpa tedeng aling-aling
lagi. Apa salahnya kalau kita bisa menikmati kekayaan, kekuasaan, dan perempuan
sambil sekaligus dihormati orang banyak karena teladan yang kita berikan ke masyarakat? Malam kemarin sehabis cuci muka untuk
membersihkan sisa-sisa sperma yang menempel di wajahnya, ia nampak begitu kuatir melihat bekas-bekas
merah di tubuhnya. Namun sebelum itu ia meraih bantal di
dekatnya dan memiringkan tubuhnya dengan memunggungi Pak Heru sambil ditempelkannya bantal itu di
dadanya. Hahahaha…..”
“Hahahahaa……”Pak Wijaya tertawa renyah, demikian pula dengan Pak Heru. Saat mereka lagi seru-serunya bicara, A-mei muncul sejenak dan berkata ke
ayahnya,
”Pap, besok aku nggak jadi kuliah pagi. Ia tak ingin bermusuhan
dengan ayah gadis ini.




















