“Kenapa? Bokep Barat Aku makin menggelinjang dibuatnya. Dia melihatku dengan tatapan sayunya dan kemudian kembali menciumi burungku, geli yang kurasakan sampai ke ubun-ubun kepala.“Banyak banget kamu keluarnya, Do..!” tanyaku Ibu mertuaku.Aku terdiam lemas sambil melihat Ibu mertuaku datang menghampiriku dan memelukku dengan mesra. candaku.Dia langsung peluk aku dan cium pipi kananku sambil berbisik dia katakan “Mau Ibu mandiin nggak!”.“Eh, Ibu. Kapan sampainya Bu?” tanyaku lagi sambil masuk kamar. Kuajak dia berdiri di samping ranjangnya.Sepertinya dia bingung mau diapain. Mau lagi..?” tanyaku. Dalam hati aku berpikir kalau Ibu mertuaku memang sudah kangen banget melakukannya lagi denganku.Dia angkat dan dia turunkan pantatnya dengan gerakan yang stabil.




















