“Nama yang bagus, lagi menunggu siapa Vi?” tanya saya. Bokep SMA Ketika jam dinding berdentang 10 kali, saya melihat kakaknya si Vivi dengan gelisah selalu melirik ke jam. Terasa degup jantung saya yang semakin cepat. Ketika itu, saya terkejut melihat sosok yang saya kenal: Andi. Cewek yang sangat manis, dengan sepasang matanya begitu bulat dan jernih. Saya menghentikan langkah saya dan menunggu Andi dan Al.“Makan yuk… Gua lapar nich…” ajakku yang ternyata disambut gembira oleh mereka. Dia sendiri juga terlihat kaget melihat saya. Kaos hitam tipisnya tidak bisa menyembunyikan tonjolan buah dadanya, “Lumayan cukup besar,” pikir saya.“Tuh cewek cakep banget Gus, kayaknya lagi memperhatikan kita-kita…” bisik Andi yang duduk di samping saya. Di belakang saya Andi juga memasukkan nomor tersebut ke HP-nya.




















