Bik Sari, begitulah biasa kami memanggil penjual telur itu. sambil berbisik.. Bokepcolmek “uuuggghhh… massshhh… ayo masssshh.. kasihan banget kamu.. Mau kencing di pinggir jalan ya?” godaku. Nah, saat mau duduk inilah aku manfaatkan kesempatan untuk meremas toketnya ketika aku membantunya duduk dengan memapahnya dari belakang. dan terpaku di sana, sambil tanganku terus mengelus betisnya. “Gak apa2 ya mas?” tanyanya. “uuggghhhhh….” Sumi melenguh ketika kontolku memasuki mekinya…. Salah satu los yang tepat di depan rumahku adalah los penjual telur ayam. Pintu pagar pun aku tutup.Hampir saja aku kecewa… karena saat mendekati kamar mandi, aku dengar Sumi sudah menyiramkan air, tanda tuntasnya hajat yg tertahannya. Aku tinggal di dekat pasar tradisional. sampai akhirnya goyangannya makin tak beraturan… dan tiba-tiba dia melenguh…”uuggghhh… massss…. Karena penasaran, aku tanya ke Sumi.“Kenapa, Sum?” tanyaku
“Anu, mas.




















