“Tanggung jawab dong” ucapku selamba mennyinggungnya.“Aku pulang dulu, ntar klu memang si dia tidak pulang abang telpn aja aku” ujarnya . “Dedek sabar ya” cumbunya seakan mengajak kontolku yang ada ditangan nya berbicara. Bokep HD Serupa dengan apa yang ku lakukan, Lisna pun langsung menuju kamar mandi dan tak lama setelah itu dia kembali lagi kekamar.Seperti tak ada kejadian, Tanpa banyak bertanya Lisna pun kembali berbaring dikasur tepat disebelahku. Tanpa buang waktu lagi, sambil kuangkat sebelah kakinya keatas kasur aku kutekan pantatku kembali hingga seluruh kontolku pun masuk kedalam liang vaginanya yang sudah banjir. “Abang sedikit lagi ni….!!” Jawabku sambil juga mempercepat goyangan pantatku maju mundur, kurasakan kontol ku hangat terendam oleh air kepuasan yang keluar dari rahim nya “ooooohhhhhh….!!”Teriak ku membalas rintihan Lisna dengan memeluknya semakin erat menancapkan kontolku dan menenkan nya kuat.




















