“Bu, hari ini boleh ya aku menginap di rumah ibu, ” kataku di telepon pagi itu. Bokep India Ayahku orang yang bijaksana, sekalipun mungkin saat itu tak bergelimang harta. Ada yang salah di sini. Ia kemudian mengelus kepalaku john menceritakan sebuah hal yang membuatku terkejut. Nyata saja ibu langsung curiga john bertanya, “memangnya ada apa kamu kok ingin pulang ke rumah. Seorang pria yang mengirimiku ajakan pertemanan. Pilihan kendaraan hingga tempat tinggal di sana nanti sudah ada. Pembicaraanku dengan Fariz, bagaimana aku bersandar john manja di bahunya. Ceritanya kurang lebih sama denganku. Suamiku diperkenalkan oleh keluarga sebagai pria mapan yang ingin mencari pendamping hidup. Aku terdiam john oxygen mata membasahi pipiku. Mungkin karena suamiku sendiri merasa belum siap. Tetapi, bagaimana dengan Fariz? Beliau juga mengaku telah bersalah sudah mengikuti keinginan sesaat saja.




















