Kenapa? XNXX Jepang Nggak gue masukkin udah dua hari. Keesokkan paginya di rumah kami, aku terbangun mendapati Kiki yg tengah memeluku dari belakang. Kalo pada cel-dal biasa nanti jelek.”
“Apa boleh ngantor pake rok seksi macam gitu?” tanyaku polos. Kiki sudah tertidur di kamar kelelahan. Waktu duduk ia menyilangkan kakinya dan posisiku cukup jelas untuk melihat paha putih mulusnya yg sedikit tersingkap. Masuk yuk. Fredy melirik Kiki yg pura-pura tdk melihatnya sambil terus ngobrol denganku dan Ayu. Sopirku ini sudah menjadi sopir pribadiku sejak aku kelas 2 SMA. “Honey.. “Kalian makan duluan deh. Kenapa? Minumnya cuma segelas, maboknya kayak minum sepetii.”
Tawa kami meledak mendengar ucapan Kiki. Sejam kemudian mereka pamit pulang.
















