Sambil menikmati makan siang, pikiranku melayang memikirkan Tanti. “Oke Mbak” jawabku. Bokep Asia Tak ada perlawanan. Jangan pernah ninggalin Tanti mas!”. Tanti memelukku. “Gak, nanya aja. kupeluk dia dari samping dan kukecup rambutnya. Tanti sedikit menepis tanganku. “Gapapa sayang, kan kamu calon istriku. 14″ tuaku.Setelah sebatang rokok kuhabiskan, kususul Tanti kedalam dan duduk sebelahnya. dan dia melingkarkan tangannya dipinggangku. Sekitar satu jam Tanti terlihat BT.“Mas boleh numpang nonton TV ga?”
“masuk aja nonton sana, aku masih mau ngroko sambil ngopi” jawabku.Tanti pun berlalu kedalam dan menyalakan TV. crooot. Kuciumi dengan uas daerah belahan toketnya, dan Tanti nampak menikmatinya. Tanti sedikit menepis tanganku. Akhirnya,“Massssss… Tanti mau kluar nih …… aaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhsssssss…… sssssssssshhhhhhh… aaaaaaaaaahhhhhhhhhhh…!” .




















