Tapi kelihatannya tidak apa-apa, malah ia tersenyum senang saja. Bokepindo Kali ini Daissy menumpahkan seluruh gairah-birahinya dengan lebih bersemangat. Carla sendiri merasa secara tidak langsung ia juga ikut bertanggung-jawab atas terjadinya peristiwa itu. Maka keesokan harinya kembali Daissy pergi ke tempat tinggalnya. Tapi terlihat ia sedang berlutut di depan seorang laki-laki yang duduk di atas sofa. Begitu juga sewaktu tangan Erick menarik kepala Daissy ke arah kepunyaannya, dengan tanpa ragu Daissy merosot celana dalam Erick.Kenangan dari masa lalu membuat Daissy seolah-olah lupa diri. Untung lantainya ada karpetnya, jadi lututnya tidak terasa terlalu sakit. Bahkan ia merasa sangat terhormat ketika Emir mulai melucuti seluruh pakaiannya. Berbeda dengan Daissy, Carla sudah sejak lama kehilangan keperawanan. Tiba-tiba Emir menarik tangan Daissy dan berkata dengan serius,“Sebaliknya, dari dulu saya udah naksir kamu, tapi sayangnya keduluan Erick.”Lalu ditunjukkannya amplop




















