Oohh…benda itu sudah sangat keras dan besar, aku menerka-nerka ukurannya. Bokeb Maka dengan ekstra hati-hati agar tidak menimbulkan suara aku memperjelas pandanganku. Betapa mengairahkannya percintaan mereka di atas meja kerja itu. “Ah si non pura-pura ga tau aja… itu lho, yang tadi sore…yang Non liat di ruangannya Pak Hendro tadi…” sindir Pak Oskar tersenyum mesum, “itu sih udah sering kok Non hehe…saya aja sudah pernah beberapa kali mergokin mereka gituan abis jam kantor”Aku terdiam tidak bisa berkata apapun, jantungku berdetak kencang, dapat kurasakan rasa malu bercampur hornyku yang sudah memuncak. Aku memang sudah 3 bulan ini single setelah putus dengan boyfriendku yang ketahuan menduakanku.




















