Dia berdandan dengan make up minimalis di wajahnya, lalu dia segera pamit mau pulang karena di rumahnya akan diadakan hajatan mungkin besok sore dia kembali lagi.Lalu aku memberinya uang Rp.50.000 untuk ongkos naik angkot atau ojek. Lalu Beberapa menit berlalu Dina mengambil sapu untuk membersihkan ruang tamu, Seperti biasanya aku befrpura-pura cuek dan masuk ke kamar sambil membaca koran, tetapi pintu kamar kubiarkan terbuka, supaya aku bisa leluasa memperhatikan gerak-gerik Dina dari kejauhan.Dan ternyata benar setelah beberapa saat gelagat Dina mulai nampak aneh, gerakan dia menyapu tak selincah biasanya, lalu tatapannya seperti melamun mirip orang yang sedang bingung dan gelisah. Bokep Tante yah sudahlah sementara obat ini kusimpan dulu.Pertandingan Sepakbola sudah berlangsung sekitar 45 menit, Dan Acaranya diselingi oleh komentator serta iklan sponsor, Saat jeda seperti itu biasanya bapak-bapak juga ikut komentar sambil ngobrol satu




















